Cara Budidaya Tanaman Okra, Sayuran Sehat yang Sedang Populer

okra

Dalam beberapa tahun terakhir, okra atau yang sering dijuluki sebagai "Lady's Finger" semakin populer di kalangan pecinta gaya hidup sehat.

Sayuran yang dikenal karena teksturnya yang unik dan kandungan lendirnya yang kaya manfaat ini, kini menjadi incaran para pelaku diet dan penderita diabetes.

Baca Juga :

Melihat permintaannya yang terus meningkat, budidaya okra menjadi peluang bisnis pertanian yang menjanjikan, bahkan bagi Anda yang hanya memiliki lahan sempit di pekarangan rumah.

Mengenal Syarat Tumbuh Okra

Sebelum mulai menanam, penting untuk mengetahui bahwa okra adalah tanaman tropis yang sangat menyukai sinar matahari.

  • Iklim: Okra tumbuh optimal di daerah dengan suhu panas sekitar 25-35 derajat celcius.
  • Tanah: Media tanam harus gembur, kaya bahan organik, dan memiliki drainase yang baik agar akar tidak membusuk.
  • Cahaya: Pastikan lokasi penanaman mendapatkan sinar matahari minimal 6-8 jam sehari.

Persiapan Bibit yang Berkualitas

Keberhasilan panen dimulai dari kualitas benih. Anda bisa membeli benih okra (hijau atau merah) di toko pertanian.

Rendam benih dalam air hangat selama 12-24 jam sebelum ditanam. Hal ini bertujuan untuk melunakkan kulit biji yang keras sehingga mempercepat proses perkecambahan.

Proses Penanaman

Okra bisa ditanam langsung di tanah (bedengan) atau menggunakan polybag berukuran besar.

  • Jarak Tanam: Jika di lahan terbuka, beri jarak sekitar 50x50 cm. Tanaman okra bisa tumbuh cukup besar dan rimbun.
  • Kedalaman: Masukkan 2 biji ke dalam lubang tanam dengan kedalaman sekitar 1-2 cm lalu tutup tipis dengan tanah.

Perawatan Tanaman

Agar tanaman okra menghasilkan buah yang lebat, lakukan perawatan rutin berikut ini :

  • Penyiraman: Lakukan penyiraman secara teratur setiap pagi atau sore hari, terutama saat tanaman mulai berbunga dan berbuah. Namun, pastikan tanah tidak tergenang air.
  • Pemupukan: Gunakan pupuk organik atau kompos pada awal tanam. Setelah tanaman berusia 3-4 minggu, tambahkan pupuk NPK untuk merangsang pertumbuhan buah.
  • Penyiangan: Bersihkan gulma atau rumput liar di sekitar pangkal batang agar nutrisi tidak terserap oleh tanaman pengganggu.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama yang sering menyerang okra adalah ulat grayak, kutu daun, dan lalat buah. Untuk menjaga kualitas sayuran tetap sehat dan organik, gunakan pestisida nabati dari ekstrak bawang putih atau mimba. Selain itu, pemasangan jaring serangga atau insect net pada area tanam juga sangat efektif.

Anda butuh Insectnet untuk melindungi tanaman okra? Atau tanaman lain? Beli saja Insectnet di Lim Corporation! Klik disini untuk cek harga terbarunya.

Masa Panen yang Tepat

Salah satu kunci kelezatan okra terletak pada waktu panennya. Okra biasanya sudah bisa dipanen dalam waktu 50-60 hari setelah tanam.

Petik buah saat ukurannya mencapai 5-10 cm. Jika buah dibiarkan terlalu besar di pohon, teksturnya akan menjadi keras, berserat, dan tidak enak dimakan.

Lakukan pemanenan setiap 2 hari sekali untuk merangsang tanaman terus memproduksi bunga baru. Budidaya okra relatif mudah dan tidak memerlukan perawatan yang rumit.

Dengan menanamnya sendiri, Anda tidak hanya mendapatkan pasokan sayuran segar dan bebas pestisida, tetapi juga bisa menghemat biaya belanja dapur.

Okra sangat nikmat diolah menjadi tumisan, sup, atau bahkan dijadikan infused water untuk menjaga kadar gula darah.

Cara Budidaya Tanaman Okra, Sayuran Sehat yang Sedang Populer Cara Budidaya Tanaman Okra, Sayuran Sehat yang Sedang Populer Reviewed by Pak Tani on Januari 17, 2026 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.