Bagi para pencinta buah durian, menjelajahi cita rasa dari varietas langka selalu memberikan sensasi tersendiri. Di antara banyaknya jenis durian lokal unggulan di Indoensia, ada satu varietas yang sangat unik dan eksotis, yaitu Durian Pelangi.
Berasal dari belantara Manokwari, Papua Barat, durian yang juga dikenal dengan nama "Durian Pelangi Atururi" ini tidak hanya menawarkan rasa yang lezat, tetapi juga tampilan visual yang berbeda dari buah durian pada umumnya.
Baca Juga :
- RT di Jaktim Ini Viral Karena Ubah Gang Sempit Jadi Lebih Produktif
- Pernah Dengar Buah Lo Han Kuo? Begini Bentuk dan Rasanya!
- Satu Sendok Madu Adalah Hasil Kerja Seumur Hidup 12 Lebah
Keberadaannya yang relatif langka menjadikan Durian Pelangi sebagai salah satu buruan utama para kolektor dan penikmat kuliner buah eksotis. Berikut adalah beberapa fakta unik mengenai Durian Pelangi yang perlu Anda ketahui.
1. Gradasi Warna Daging Buah yang Memikat
Sesuai dengan namanya, daya tarik paling memikat dari Durian Pelangi terletak pada warna daging buahnya. Jika durian biasa memiliki daging berwarna kuning, putih, atau oranye polos, Durian Pelangi menyajikan perpaduan beberapa warna sekaligus dalam satu pongge.
Warna dagingnya merupakan gradasi dari merah muda, merah tua, oranye, hingga krem keemasan di bagian ujungnya. Kombinasi warna yang mencolok ini dipengaruhi oleh hasil persilangan alami antara tiga jenis durian asli Papua, yaitu durian kuning (Durio zibethinus), durian merah (Durio graveolens), dan durian rimba (Durio kutejensis).
2. Cita Rasa Kompleks dan Aroma Cenderung Lembut
Tidak hanya cantik dipandang, Durian Pelangi juga menawarkan profil rasa yang sangat kaya. Sensasi rasa manis legit berpadu sempurna dengan sedikit rasa gurih seperti mentega (creamy) dan sentuhan rasa pahit yang lembut di akhir gigitan.
Menariknya lagi, aroma dari Durian Pelangi tidak semenyengat durian lokal pada umumnya. Karakter aromanya cenderung lebih lembut dan tidak terlalu tajam, sehingga sangat cocok bagi konsumen yang menyukai durian namun kurang nyaman dengan aroma yang terlalu menyengat.
3. Daging Buah Tebal dengan Biji Relatif Kecil
Kelebihan lain yang membuat durian asal Manokwari ini sangat diminati adalah kualitas dagingnya. Daging buah Durian Pelangi memiliki tekstur yang tebal, padat, serta tidak terlalu berair. Bijinya cenderung berukuran kecil hingga sedang, sehingga memberikan kepuasan maksimal saat disantap.
Tahukah Anda? Polybag sering digunakan untuk wadah tanam pembibitan durian skala besar. Jika Anda membutuhkan Polybag, beli saja di Lim Corporation! Info harga klik disini.
4. Memiliki Daya Simpan yang Lebih Lama
Durian pelangi mampu bertahan segar sekitar 6-7 hari setelah dipanen, dengan catatan disimpan pada suhu sejuk. Daging buahnya tidak mudah lembek atau berfermentasi menjadi alkohol dalam waktu cepat.
Selain itu, durian ini memiliki kulit yang kokoh sehingga buahnya tidak mudah pecah atau merekah. Hal ini membuat varietas ini memiliki daya simpan yang lebih baik dibandingkan jenis durian biasa, sehingga sangat potensial untuk dikembangkan sebagai komoditas perdagangan antardaerah maupun ekspor.
5. Produktivitas Pohon yang Tinggi
Dari segi budidaya, pohon Durian Pelangi tergolong tanaman yang tangguh dan memiliki produktivitas tinggi. Pohon dewasa mampu menghasilkan ratusan buah dalam satu musim panen. Tanaman ini juga diketahui memiliki daya tahan yang cukup baik terhadap serangan beberapa hama dan penyakit tanaman tropis.
Dengan keunikan warna dagingnya yang menyerupai pelangi, rasa yang lezat, serta kualitas daging yang tebal, tak heran jika durian langka ini menjadi salah satu varietas paling bernilai tinggi yang sangat diburu oleh para pencinta buah sejati.
Reviewed by Pak Tani
on
September 19, 2026
Rating:






Tidak ada komentar: