Di beberapa daerah di Indonesia seperti Gunungkidul, Yogyakarta, belalang telah lama menjadi camilan ekstrem yang sangat digemari karena rasanya yang gurih, renyah, dan punya berbagai manfaat.
Namun tidak semua belalang bisa dimakan, karena beberapa jenis memiliki racun dari tanaman yang mereka konsumsi. Di Indonesia, setidaknya ada 2 jenis belalang yang paling aman untuk dikonsumsi.
Baca Juga :
- Ternyata Biji Kakao Pernah Menjadi Mata Uang Pada Zaman Dulu
- Belajar Membedakan Beras dan Ketan, Semua Orang Wajib Tahu!
- 6 Rekomendasi Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Olahraga
Kedua jenis belalang tersebut adalah Belalang Kayu dan Belalang Hijau. Untuk menghindari salah tangkap, penting bagi kita untuk memahami ciri fisik dan habitat dari kedua jenis belalang ini.
Belalang Kayu (Valanga nigricornis)
Memiliki ukuran tubuh yang cenderung besar dan kekar. Warna tubuhnya didominasi oleh cokelat tua, abu-abu, atau menyerupai warna batang kayu kering.
Sayapnya memiliki bercak-bercak gelap untuk kamuflase. Sesuai namanya, mereka lebih sering ditemukan di dahan pohon besar, semak belukar, atau tanaman perkebunan seperti pohon jati, pisang, dan ketela.
Belalang Hijau (Oxya chinensis)
Belalang ini sering dianggap sebagai hama bagi para petani padi. Mereka adalah penghuni setia area persawahan, padang rumput, dan ladang jagung.
Tubuhnya berwarna hijau atau hijau kekuningan yang berfungsi untuk bersembunyi di balik dedaunan agar terhindar dari predator. Ukuran tubuhnya relatif lebih ramping dan kecil dibandingkan belalang kayu.
Olahan Populer Belalang
Sebelum dikonsumsi, kedua jenis belalang ini biasanya dibersihkan terlebih dahulu dengan membuang kotoran, sayap, dan bagian kaki belakang yang berduri tajam. Olahan yang paling populer adalah Belalang Goreng.
Belalang biasanya dibumbui bawang putih, ketumbar, dan garam, lalu digoreng dalam minyak panas hingga kering. Selain itu, ada juga variasi Belalang Bacem yang manis gurih, serta Belalang Balado bagi pencinta rasa pedas.
Untuk rasanya sendiri, banyak yang sepakat bahwa rasa belalang goreng sangat mirip dengan udang goreng atau keripik ikan. Bagian dalamnya gurih lembut, sementara kulit luarnya memberikan sensasi kriuk yang adiktif.
Manfaat Luar Biasa Belalang
Bukan sekadar camilan unik, belalang adalah salah satu sumber pangan yang kaya nutrisi. Beberapa manfaat utamanya antara lain :
- Kandungan Protein Tinggi: Kadar protein pada belalang kering bisa mencapai lebih dari 50%, setara atau bahkan lebih tinggi daripada daging sapi dan ayam.
- Kaya Mineral Penting: Mengandung kalsium, zat besi, zinc, dan kalium yang baik untuk kepadatan tulang dan metabolisme tubuh.
- Rendah Kolesterol: Sebagai sumber protein alternatif, belalang memiliki kandungan lemak jenuh yang jauh lebih rendah dibandingkan hewan ternak besar.
Bila Anda membutuhkan Insectnet atau jaring untuk kandang ternak belalang atau hewan lainnya, beli saja di Lim Corporation! Klik disini untuk cek harganya.
Potensi Budidaya Belalang
Tahukah Anda? Mengingat permintaannya yang terus melonjak namun pasokannya masih mengandalkan tangkapan alam musiman, potensi budidaya belalang di Indonesia kini terbilang sangat menjanjikan.
Budidaya belalang kayu maupun hijau tidak membutuhkan lahan yang luas. Mereka hanya memerlukan kandang jaring dengan sirkulasi udara yang baik dan pakan berupa daun-daunan segar (seperti daun rumput gajah atau daun singkong).
Siklus reproduksinya yang cepat dan ketahanannya terhadap penyakit membuat bisnis entomofagi (konsumsi serangga) ini berpotensi menjadi ceruk ekonomi kreatif baru yang ramah lingkungan dan menguntungkan di Indonesia.
Reviewed by Pak Tani
on
Mei 16, 2026
Rating:






Tidak ada komentar: