HUBUNGI KAMI

TOKO PLASTIK PERTANIAN
Polybag, Paranet (Shade Net), Mulsa Plastik, Plastik UV Greenhouse, Insect Net, Insect Screen, Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Putih Polos, Karung Transparan, Karung Roll, Terpal Plastik, Geomembran, Selang Plastik, Tali Salaran, Plastik Sungkup, Polynet (Safety Net), Kantong Sampah, Geomembran, Plastik LDPE, dll.

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Underwater Farm, Inovasi Bercocok Tanam di Dalam Laut yang Memukau


Apakah Anda percaya bahwa pertanian di masa depan kemungkinan besar dikerjakan di kedalaman laut? Ketika daratan sudah tidak lagi mendukung tanaman untuk tumbuh lantaran berbagai hal, rasanya tidak ada tempat lain yang masih bisa dimanfaatkan manusia selain lautan yang luas itu.

Para peneliti tengah mengusahakan hal tersebut selama beberapa tahun belakangan. Sampai pada akhirnya apapun yang dulunya terlihat mustahil seperti underwater farm ini benar-benar tercipta. Apa yang dilakukan para peneliti hingga akhirnya mampu membuat sesuatu semacam ini? Simak ulasan berikut.

1. Konsep Underwater Farm
Sesuai dengan namanya, underwater farm merupakan teknik pertanian dengan memanfaatkan kedalaman laut sebagai media menumbuhkan tanaman. Mungkin Anda bertanya-tanya bagaimana bisa hal tersebut dilaksanakan. Para peneliti memanfaatkan konsep dari biosphere, dimana mereka menciptakan sebuah lingkup ekosistem yang terlindungi oleh sebuah panel atau pagar.

Jadi, mereka membuat semacam bangunan berbentuk bohlam yang di dalamnya bisa tumbuh berbagai macam tumbuhan. Apakah tidak tenggelam, atau bahkan mati karena kehabisan udara? Pertanyaan tersebut akan terjawab di poin berikutnya.

2. Siklus yang Berulang Tanpa Henti
Hal pertama yang pasti dipikirkan oleh para peneliti ini adalah bagaimana tumbuhan bisa mendapatkan udara di kedalaman laut. Kemudian mereka menciptakan sebuah biosphere dan memasukkan udara ke dalamnya. Hal ini juga berguna untuk membuat biosphere tidak tenggelam.

BACA JUGA:
Cantik Tapi Beracun! 9 Jenis Tanaman Ini Bisa Mengancam Kesehatan
Viral! Feng Li Jiao, Si Buah yang Miliki Rasa dan Bentuk Unik
Mengenal Bajakah, Tanaman Akar dengan Manfaat dan Khasiat Menakjubkan
Buah Pisang Terancam Punah! Ternyata Jamur Ini Penyebabnya

Lalu bagaimana cara merawat tumbuhan ini seperti menyirami dan sebagainya? Untuk hal ini disiasati dengan cara membuat panel luar dari bahan yang tembus dengan cahaya. Ketika siang hari udara di dalam biosphere akan menguap. Namun karena terhalang dinding luar, maka air akan tertempel dan kemudian jatuh lagi. Jumlah uap air yang menguap dan jatuh lagi lebih dari cukup untuk membuat tumbuhan tetap terpenuhi kebutuhannya.

Ini adalah sebuah siklus dan akan berlangsung tanpa henti. Alhasil, peneliti sudah tidak perlu menyibukkan diri menyelam lalu merawat tumbuhan-tumbuhannya.

3. Kenapa di Kedalaman Laut?
Alasannya pertama adalah karena daratan Bumi jumlahnya terbatas dan tidak semua tempat bisa dijadikan lahan pertanian. Tumbuhan akan sulit untuk berkembang di daerah yang terlalu panas atau dingin. Praktis, hanya beberapa tempat saja yang memungkinkan untuk tumbuhan.

Sedangkan laut rata-rata memiliki suhu yang stabil. Siang dan malam pun bergantian dengan durasi yang normal. Belum lagi lautan jauh lebih luas dari pada Bumi memungkinkan kita punya lahan pertanian yang sangat luas. Alasan berikutnya adalah bebas dari gangguan, apa pun bentuknya. Sistem pertanian ini jelas akan terhindar dari hama dan serangga pengganggu, serta hal yang tak kalah pentingnya yaitu elemen pengusik lain. Contohnya angin ribut yang merusak sampai dengan banjir. Inovasi pertanian ini mempunyai keunggulan sebab lingkungan di dalam laut cukup tenang. Sedangkan panel luarnya sendiri berguna sebagai pelindung yang ampuh.


4. Hanya Perlu Sedikit Kontrol
Para peneliti pun ternyata sangat mudah untuk memantau perkembangan tumbuhannya. Yaitu cukup pasang kamera CCTV di berbagai sudut, dengan itu hasil secara langsung akan mereka peroleh. Belum lagi biosphere ini juga terpasang berbagai sensor yang memudahkan peneliti mengetahui setiap perubahan apa pun yang terjadi.

Mungkin sesekali mereka akan turun ketika terjadi kerusakan serius seperti di bagian panel. Dapat disimpulkan jika underwater farm ini merupakan metode pertanian paling sempurna yang ada saat ini. Terdapat sekitar 5 buah biosphere yang sekarang ini diteliti ada di Bay of Noli, Italia. Untuk hasilnya cukup positif dan sesuai dengan ekspektasi. Melihat hal tersebut mungkin saja cara ini dipakai banyak negara di dunia.

Negara Indonesia juga berpotensi mengembangkan teknik pertanian dengan sistem underwater ini. Mengingat negara kita punya lautan yang cukup luas. Dampaknya tentu akan mampu menutupi kebutuhan masyarakat. Cara yang brilian, bukan?

Distributor Plastik Pertanian & Perkebunan Harga Murah
Demikian pembahasan artikel tentang “Inovasi Tanam Masa Depan yang Wajib Diterapkan Pertanian Indonesia! Apa Itu?”, semoga bermanfaat.

Kami Lim Corporation menyediakan dan melayani pemesanan serta pembelian Plastik Pertanian & Perkebunan, dengan harga murah dan bahan yang berkualitas. Info pemesanan produk silakan hubungi admin kami pada hari dan jam kerja via:
Email: limcorporation2009@gmail.com
Phone: 031–8830487
SMS/CALL/WA: 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Underwater Farm, Inovasi Bercocok Tanam di Dalam Laut yang Memukau"

Posting Komentar