HUBUNGI KAMI

TOKO PLASTIK PERTANIAN
Polybag, Paranet (Shade Net), Mulsa Plastik, Plastik UV Greenhouse, Insect Net, Insect Screen, Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Putih Polos, Karung Transparan, Karung Roll, Terpal Plastik, Geomembran, Selang Plastik, Tali Salaran, Plastik Sungkup, Polynet (Safety Net), Kantong Sampah, Geomembran, Plastik LDPE, dll.

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Hama Pada Flora Buah

Buah merupakan organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan perkembangan lanjutan dari bakal buah. Buah terkadang membungkus dan melindungi biji. Aneka rupa dan bentuk buah tidak terlepas kaitannya dengan fungsi utama buah, yakni sebagai pemencar biji tumbuhan. Buah dalam arti lingkup pertanian hortikultura atau pangan merupakan lebih luas daripada pengertian buah di atas dan terkadang disebut sebagai buah-buahan. Buah dalam pengertian ini tidak terbatas yang terbentuk dari bakal buah, melainkan sanggup pula berasal dari perkembangan organ yang lain. Maka dari itu, untuk sanggup membedakannya, buah yang benar berdasarkan pengertian botani biasa disebut buah sejati.

Buah seringkali memiliki nilai ekonomi sebagai materi pangan maupun materi baku industri alasannya yakni di dalamnya disimpan banyak sekali macam produk metabolisme tumbuhan, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, alkaloid, sampai terpena dan terpenoid.
Pengendalian Hama Binatang dan Penyakit Pada Tanaman Buah

Tanaman tidak selamanya sanggup hidup tanpa gangguan. Biasanya tumbuhan diganggu oleh hewan atau organisme kecil menyerupai bakteri, virus dan jamur. Hewan sanggup disebut hama alasannya yakni mereka mengganggu tumbuhan dengan memakannya. Belalang, kumbang, ulat, wereng, tikus, walang sangit, wereng, tikus, walang sangit merupakan banyak sekali teladan hewan yang sering menjadi hama tanaman.

Penyakit yakni gangguan pada tumbuhan yang ditimbulkan oleh serangan virus, bakteri, dan jamur. Tidak sama halnya menyerupai hama, penyakit tidak memakan tanaman, tetapi mereka merusak tumbuhan dengan mengganggu proses-proses dalam badan tumbuhan sehingga mematikan tanaman. Maka dai itu, tumbuhan yang diserang penyakit, pada umumnya tubuhnya masih utuh. Akan tetapi, acara hidupnya terganggu dan sanggup menjadikan kematian. Untuk membasmi hama dan penyakit, bisanya masyarakat cendernyg memakai  obat-obatan pembasmi hama. Pestisida yang digunakan untuk membasmi serangga disebut insektisida. Pestisida yang digunakan untuk membunuh jamur disebut fungsida.

BACA JUGA

  1. Cara Budidaya Tanaman Nilam, Yang Ternyata Memiliki Prospek Bisnis Mengejutkan!

  2. Inilah Cara Menangani Hama & Penyakit Pada Tanaman Anthurium

  3. Polybag Pembibitan, Pilihan Tepat Memperoleh Varietas Unggulan

  4. Cara Menjaga Produksi Teh Walau di Musim Kemarau


Untuk membasmi hama dengan menggunakan pestisida atau obat-obatan harus dilakukan secara bijak dan hati-hati. Pengunaan pestisida yang berlebihan dan tidak sempurna justru sanggup menjadikan ancaman yang lebih besar. Hal ini  dikarenakan oleh pestisida yang digunakan sanggup menciptakan hama dan penyakit menjadi kebal. Oleh alasannya yakni itu penggunaan obat-obatan anti hama dan penyakit hendaknya diusahakan seminimal dan sebijak mungkin biar tidak malah memberi ketahanan hama terhadap serangan obat pembasmi.

Hama yang menyerang tumbuhan yakni organisme yang biasa menyerang tumbuhan sehingga pertumbuhan dan perkembangannya terganggu bahkan terhambat.

Kutu Putih/kutu kebul
Hama ini biasanya lebih banyak ditemukan menyerang aglaonema di dataran rendah dibanding dengan dataran tinggi. Kutu putih whitefly ini sanggup diketahui di batang dan daun bagina bawah. Hama ini menyerang tumbuhan dengan cara menghisap cairan daun dan meninggalkan jelaga pada daun. Hal ini sanggup ditanggulangi dengan membersihkan dengan kapas yang telah dicelupkan insektisida encer. Setelah itu, daun disemprotkan kembali dengan insektisida. Insektisida kontak atau sistemik yang sanggup digunakan, menyerupai mitac 200 EC dosisi 1-2 ml / 1, Decis 1 cc / 1, dan Cofidor 200 SL takaran 1 ml / 1.

Ulat
Hama ini biasanya menyerang daun tanaman, yakni spodoptera sp, terlihat dengan adanya daun muda atau setengah renta yang rombeng dari pinggir. Ada juga ulat yang menyerang batang, yakni noctuidae. Penanggulangannya sanggup dilakukan dengan mengambil ulat setrik mekanis. Apa kalau serangannya sudah semakin parah maka, ulat sanggup dibasmi dengan menyemprotkan insektisida 2 ahad sekali. Insektisida yang sanggup digunakan merupakan Atabron 1 ml/1, Decis 25 EC 0,5-1 ml/1, atau Buldok 25 EC takaran 0.5-2 ml/1.

Belalang
Tanda-tanda perembesan hama belalang ini sama dengan ulat, yakni daun menjadi rombeng. Hama ini sanggup ditanggulangi dengan penangkapan setrik manual. Tangkap belalang atau yang belum bersayap ketika masih pagi dan berembun belalang tidak sanggup terbang dengan sayap basah. Anda juga sanggup menyemprotkan Confidor 200 SL takaran 1 ml/1. Campurkan Decis 2,5 EC takaran 0,75-1 ml/1 dengan frekuensi penyemprotan 2 ahad sekali.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hama Pada Flora Buah"

Posting Komentar